Bagan Metagenesis Tumbuhan Paku

Bagan Metagenesis Tumbuhan Paku

bagaimanakah bagan metagenesis tumbuhan paku?

Daftar Isi

1. bagaimanakah bagan metagenesis tumbuhan paku?


pergiliran keturunan (metagenesis) tumbuhan paku :
-spora yg telah masak jatuh pada tempat yg cocok membentuk protalium.
-protalium menghasilkan anteridium sebagai penghasil spermatozoid dan arkegonium.
-hasil pembuahan di sebut zigot yg tumbuh menjadi tumbuhan paku.
-tumbuhan paku disebut sporofit dan protalium disebut game tofit.


good luckk

2. tumbuhan paku mengalami proses metagenesis Buatlah skema bagan metagenesis tumbuhan paku tersebut​


Jawaban:

1 gatau apa saya juga ga ngerti


3. tuliskan bagan metagenesis tumbuhan paku


fotosintesis yg mengutus sel

4. buatlah bagan metagenesis pada tumbuhan paku


Cara perkembangbiakan tumbuhan paku yaitu dengan metagenesis dimana terjadi pergiliran keturunan dari fase gametofit ke sporofit. Siklus perkembangbiakan tumbuhan paku sebagai berikut spora ⇒ protalium ⇒ anteridium dan arkegonium ⇒ sperma dan ovum ⇒ zigot ⇒ tumbuhan paku ⇒ sporofil ⇒ sporogonium ⇒ sporangium ⇒ spora. Fase gametofit merupakan tahap perkembangbiakan tumbuhan paku yang menghasilkan sel kelamin (gamet). Adapun fase sporofit merupakan tahap perkembangbiakan tumbuhan paku yang menghasilkan spora.

Pembahasan

Tumbuhan paku merupakan tumbuhan berpembuluh yang berkembangbiak dengan melalui metagenesis yaitu pergiliran keturunan dari fase gametofit ke fase sporofit. Spora tumbuhan paku dapat dilihat di permukaan bawah daun seperti suplir.

Skema pergiliran keturunan dari tumbuhan paku adalah sebagai berikut: Spora ⇒ protalium⇒ anteridium (alat kelamin jantan) dan arkegonium (alat kelamin betina) ⇒ sperma (gamet jantan) dan ovum (gamet betina) ⇒ zigot ⇒ tumbuhan paku ⇒ sporofil (daun berspora) ⇒ sporogonium ⇒ sporangium ⇒ spora.

Pada metagenesis dibagi menjadi dua fase yaitu gametofit dan sporofit. Berikut ini penjelasan masing-masing fase:

Fase gametofit

Spora yang jatuh ditempat lembab akan tumbuh menjadi protalium dengan masa hidup yang singkat dan berukuran kecil. Protalium merupakan individu pada tumbuhan paku yang merupakan fase gametofit. Fase gametofit adalah fase perkembangbiakan dimana menghasilkan sel gamet (sel kelamin). Dalam perkembangannya, protalium membentuk anteridium yang menghasilkan sel gamet jantan (sel sperma), sedangkan arkegonium menghasilkan sel gamet betina (sel ovum). Pembuahan sel sperma dan ovum akan menghasilkan zigot diploid (2n).

Fase sporofit

Fase sporofit pada tumbuhan paku yaitu pada tumbuhan paku dewasa yang berkembang dari zigot. Pada tumbuhan paku yang bersifat diploid (2n) akan menghasilkan sporofil yaitu daun yang menghasilkan spora. Spora dibentuk di dalam sporangium yang dilindungi oleh indusium membentuk sorus. Sorus berada di permukaan bawah daun yang umumnya kita lihat seperti serbuk berwarna coklat.

Pelajari lebih lanjut

1. Materi tentang lumut pada brainly.co.id/tugas/25472680.

2. Materi tentang peranan sporofit dan gametofit pada brainly.co.id/tugas/14401296.

3. Materi tentang perbedaan tumbuhan paku dan lumut pada brainly.co.id/tugas/2244892.

----------

Detil jawaban

Kelas: 10

Mapel: Biologi

Bab: Plantae (Tumbuhan)

Kode: 10.4.7

#AyoBelajar


5. gambar bagan metagenesis tumbuhan lumut & paku


ini ya jawabannya, yg kiri tu lumut dan yg kanan paku

6. gambar bagan metagenesis tumbuhan lumut & paku


Metagenesis tumbuhan lumut dan paku


7. lengkapilah bagan metagenesis tumbuhan lumut dan paku


Bagan lengkap metagenesis tumbuhan lumut dapat dilihat pada gambar lampiran yang berwarna biru laut. Sedangkan bagan lengkap metagenesis tumbuhan paku dapat dilihat pada gambar lampiran yang berwarna hijau lumur.

Pembahasan

Metagenesis tumbuhan paku merupakan istilah yang merujuk kepada daur hidup atau pergiliran keturunan yang terjadi pada tumbuhan paku. Metagenesis tumbuhan paku secara garis besar terdiri atas dua fase utama fase gametofit serta fase sporofit. Perkembang biakan yang terjadi pada tumbuhan paku berlanngsung secara seksual yang terjadi pada fase gametofit. Selakin itu, perkembang biakan yang terjadi pada tumbuhan paku juga dapat berlanngsung secara aseksual yang terjadi pada fase sporofit.

Metagenesis tumbuhan lumut merupakan istilah yang merujuk kepada daur hidup atau pergiliran keturunan yang terjadi pada tumbuhan lumut. Metagenesis yang terjadi pada tumbuhan paku memiliki perbedaan dengan metagenesis tumbuhan lumut. Salah satu perbedaan metagenesis yang terjadi pada tumbuhan paku dengan metagenesis tumbuhan lumut adalah fase yang dominan pada metagenesis tumbuhan lumut adalah fase gametosis sedangkan fase yang dominan pada metagenesis tumbuhan paku adalah fase sporofit.

Pelajari lebih lanjut Materi tentang tanaman paku https://brainly.co.id/tugas/14425443Materi tentang metagenesis tumbuhan lumut dan  metagenesis tumbuhan paku https://brainly.co.id/tugas/1308891Materi tentang generasi sporofit pada tumbuhan paku https://brainly.co.id/tugas/5358000Detil jawaban

Kelas: X SMA

Mapel: Biologi

Bab : Pertumbuhan dan Perkembangan

Kode : 12.4.1

#AyoBelajar #SPJ5


8. Jelaskan metagenesis / pergiliran keturunan pada tumbuhan lumut dan paku beserta bagannya


Pergiliran keturunan (metagenensis) tumbuhan lumut

(gambar 1: lumut)
Metagenesis diawali dengan berkecambahnya spora yang sangat kecil (haploid) menjadi  protalium (protonema). Protonema ada yang tumbuh menjadi besar dan ada yang tidak tumbuh. Di dalam protonema terdapat kuncup yang tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan lumut ( tumbuhan gametofit).

Pada tumbuhan lumut (gametofit) dibentuk gametangium, yaitu sel kelamin jantan (spermatozoid) dan sel kelamin betina (ovum). Sel kelamin jantan ini dihasilkan oleh anteridium dan sel kelamin betina dihasilkan oleh arkegonium. Peleburan spermatozoid dan ovum akan menghasilkan zigot yang terus berkembang menjadi embrio yang diploid. Embrio kemudian akan tumbuh menjadi suatu badan yang bulat dengan tangkai pendek atau panjang yang disebut  sporogonium  (tumbuhan sporofit).

Dalam bagian yang bulat tersebut dibentuk spora sehingga sering disebut dengan kapsul spora yang identik dengan sporogonium. Spora akan terkumpul dalam kotak spora (sporangium). Jika spora jatuh di tempat yang lembap dan sesuai dengan tempat tumbuhnya, spora akan tumbuh menjadi protonema dan protonema akan tumbuh menjadi tumbuhan lumut dan begitu seterusnya.

Pergiliran keturunan (metagenensis) pada tumbuhan paku
(gambar 2: tumbuhan paku)

Pergiliran keturunan pada tumbuhan paku terjadi secara bergantian antara generasi sporofit dan generasi gametofit. Generasi sporofit adalah tumbuhan paku itu sendiri, yaitu tumbuhan paku (sporofit) yang menghasilkan spora. Tumbuhan paku (sporofit) dapat tumbuh dan bertunas melakukan perkembangbiakan secara aseksual. Spora yang dikeluarkan dari sporangium dan jatuh di tempat yang sesuai akan berkembang menjadi protalium. Generasi gametofit adalah Protalium yang akan menghasilkan sel kelamin jantan dan betina. . Protalium berumur lebih pendek dari pada sporofit. Protalium berbentuk seperti jantung, berwarna hijau, dan melekat pada subtratnya dengan rizoid.

Protalium akan berkembang menjadi anteridium dan arkegonium. Anteridium menghasilkan sperma, sedangkan arkegonium menghasilkan ovum. Pembuahan hanya berlangsung jika ada air. Peleburan sperma dan ovum menghasilkan zigot. Zigot akan tumbuh menjadi tumbuhan paku yang diploid. Tumbuhan paku dewasa akan menghasilkan spora. Spora akan tumbuh lagi menjadi protalium dan begitu seterusnya hingga berulang siklus pergiliran keturunan.

9. buatlah bagan metagenesis tumbuhan lumut dan paku!!


Metagenesis lumut, spora akan mmbentuk protanema, kemudian protanema menghasilkan tumbuhan lumu tumbuhan lumut mmliki dua kelamin yaitu anteridium yang di sbut sgi kelamin jantan dan arkegonium yang di sebut sebaha kelamin betina anteridium menghasilkan spermatozoid dan arkegonium menhasilkanovum pertemuan anatar spermatozoid dan ovum akan mmbentik zygot kemudian sigot akan berubah mnjadi sporogonium
kemudian akan berubah mnjadi sporangium dan akan berubah jadi indul spora...

Metagenesis lumut

metagenesis paku
spora,protalium,anteredium(jantan),arkegoniun(betina),anterodium menghasilkan spermatozoid,arkegonium mengasilkan ovum,peleburan spermatozoid dan ovum akan mmbentuk zygot,kemudian sporofit,dan menjadi sporangium..

Mmag klau salah

10. Berdasarkan spora yang dihasilkan tumbuhan paku diklasifikasikan menjadi 3 macam Gambarkan bagan metagenesis paku homospora dan paku heterospora!


Berdasarkan spora yang dihasilkan tumbuhan paku diklasifikasikan menjadi 3 macam yaitu homospora, heterospora dan peralihan. Paku homospora memiliki ukuran dan bentuk spora yang sama. Paku heterospora memiliki ukuran, bentuk dan jenis spora yang berbeda. Paku heterospora memiliki ukuran dan bentuk spora yang sama tetapi jenis berbeda.

Pembahasan

Tumbuhan paku (Pteridophyta) adalah tumbuhan Sporophyta yaitu tumbuhan yang berkembangbiak dengan spora (aseksual).

Tumbuhan paku memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Selnya bersifat prokariotik yaitu terdapat membran inti.

2. Pada dinding selnya mengandung selulosa.

3. Merupakan tumbuhan kormophyta (kormus) karena dapat dibedakan akar, batang dan daun sejati.

4. Memiliki pembuluh angkut xilem dan floem (tracheophyta).

5. Berkembangbiak dengan spora.

6. Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis) dari fase gametofit ke fase sporofit.

7. Daun muda menggulung.

Tumbuhan paku mengalami pergiliran keturunan dari fase seksual dan fase aseksual yang disebut dengan metagenesis. Pada metagenesis terdiri dari fase gametofit dan fase sporofit.

Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing fase:

A. Fase gametofit

Spora yang jatuh ditempat yang lembab akan berkembang menjadi protalium. Protalium memiliki masa hidup yang sangat singkat dan memiliki ukuran kecil.  

Fase gametofit pada tumbuhan paku adalah protalium. Fase gametofit adalah fase seksual pada tumbuhan paku dan berlangsung sangat singkat. Protalium bersifat haploid terbentuk melalui pembelahan mitosis dari spora. Protalium menghasilkan sel gamet jantan dan betina. Hasil  pembuahan sel gamet jantan dan betina akan menghasilkan zigot diploid (2n) yang akan berkembang menjadi tumbuhan paku (2n). Selanjutnya tumbuhan paku akan berkembang menjadi tumbuhan sporofit.

B. Fase sporofit

Fase sporofit tumbuhan paku adalah pada tumbuhan paku dewasa. Tumbuhan paku berkembang dari embrio hasil pembuahan gamet jantan dan betina. Pada tumbuhan paku bersifat diploid (2n). Pada tumbuhan paku terbentuk sporofil yaitu daun berspora. Spora-spora tersebut terbentuk melalui pembelahan meiois sehingga spora yang dihasilkan bersifat haploid (n). Spora tumbuhan paku dilindungi oleh kotak spora yaitu sporangium, sementara indusium merupakan pelindung sporangium. Spora-spora ini terletak di permukaan bawah daun yang berkelompok disebut sorus.

Berikut ini bagan metagenesis pada tumbuhan paku:

Spora ---> protalium ---> anteridium (alat kelamin jantan) dan arkegonium (alat kelamin betina) ---> sperma (gamet jantan) dan ovum (gamet betina) ---> zigot ---> tumbuhan paku ---> sporofil (daun berspora) ---> sporogonium ---> sporangium ---> spora.

Berdasarkan jenis spora yang dihasilkan tumbuhan paku dapat dibedakan sebagai berikut:

1. Tumbuhan paku homospora

Tumbuhan paku yang menghasilkan spora dengan bentuk, ukuran dan jenisnya sama.

Contohnya adalah Lycopodium clavatum ( Paku kawat )

2. Tumbuhan paku Heterospora

Tumbuhan paku yang menghasilkan spora dengan bentuk, ukuran dan jenisnya berbeda.

Contohnya adalah Marsilea crenata (semanggi) dan Selaginella sp. (Paku rane)

3. Tumbuhan paku peralihan

Tumbuhan paku yang menghasilkan spora dengan bentuk, ukuran sama tetapi jenisnya berbeda.

Contohnya adalah Paku ekor kuda (Equisetum debile)

Tumbuhan paku dikelompokkan menjadi 3 divisi yaitu:

1. Equisetinae (Paku Ekor Kuda)

Paku ekor kuda dapat ditemukan khususnya di tempat-tempat yang lembab. Batangnya bercabang, beruas-ruas, berkarang dan mengandung zat kersik. Tumbuhan ini dapat dijadikan sebagai bahan penggosok. Contohnya Equisetum debile.

2. Filicinae (Paku Sejati)

Tumbuhan paku sejati merupakan kelompok tumbuhan paku yang sering dijumpai karena dijadikan tanaman hias. Contohnya adalah suplir (Adiantum cuneatum), simbar menjangan (Platycerium coronatium), dan paku sarang burung (Asplenium nidus). Tumbuhan tersebut biasa hidup di tempat yang lembap dan sedikit berair. Daunnya lebar dan tulang daunnya dapat dilihat dengan jelas. Selain itu, tidak ada perbedaan bentuk daun antara daun fertil  (brespora) dan daun steril (tidak berspora).

3. Hydropteridales (Paku Air)

Paku air merupakan tumbuhan paku yang hidup di air. Contohnya adalah Salvinia natans dan Marsilea crenata (semanggi). Paku tersebut berada pada habitat yang beda dari jenis paku lainnya, yaitu daratan yang penuh dengan genangan air, misalnya pada persawahan.

Pelajari lebih lanjut

1. peranan sporofit dan gametofit: https://brainly.co.id/tugas/14401296

2. perbedaan tumbuhan paku dan lumut: https://brainly.co.id/tugas/2244892

3. pembagian spermatophyta berdasar tempat: https://brainly.co.id/tugas/14392588

Detil jawaban

Kelas: 10

Mapel: Biologi

Bab: Plantae

Kode: 10.4.8

Kata kunci: tumbuhan paku, paku peralihan, jenis spora, homospora, heterospora, peralihan


11. buatlah bagan metagenesis dari tumbuhan paku dan lumut


itu metagenesis lumut.

metagenesis paku =

tumbuhan paku

spora

protallium (gametofit)

zigot

tumbuhan paku

sporangium

12. Bagaimana cara melengkapi bagan metagenesis tumbuhan paku


Jawaban:

jawaban gambar yg di atas ya


13. bagan metagenesis tumbuhan paku. jelaskan manakah fase generatif dan vegetatifnya! apakah perbedaanya?


Spora(n)
Protalium(n)
Antrredium Arkegonium
(n). (n)
Spermatozoid Sel telur(ovum)
(n). (n)
Zigot(2n)
Tumbuhan Paku(2n)
Sporofil(2n)
Sporangium(2n)

•fase generatif (sporofit (2n)) : zigot,tumbuhan paku,sporofil dan sporangium
•fase vegetatif (gametofit (n)) : spora,ptotalium,anteredium,arkegonium,spermatozoid dan sel telur (ovum)

14. buatlah bagan pergiliran keturunan (metagenesis) pada tumbuhan paku dan tumbuhan lumut secara lengkap​


Jawaban:

itu ya kak jawabannyaaaaaaa


15. tuliskan bagan / skema metagenesis tumbuhan paku


SPORANGIUM ,SPORA,PROTALIUM,ANTERIDIUM N ARKEGONIUM,ZIGOT,SPOROFIL,KEMBALI KE AWAL

16. buatlah bagan metagenesis tumbuhan paku homospore


Tumbuhan paku homospora : Tumbuhan paku yang menghasilkan spora baik bentuk ukuran dan jenisnya sama , sehingga di daun paku ukuran dan bentuk sporanya homogenContoh: Lycopodium clavatum ( Paku kawat ) dan Suplir (adiantum cuneatum)bagan dari tumbuhan paku ialah sebagai berikut


17. Buatlah bagan metagenesis tumbuhan lumut Dan paku


pada lumut:
spora -> protonema -> tumbuhan lumut -> anteridium dan arkegonium-> spermatozoid dan ovum-> terjadi fertilisasi-> zigot->embrio->sporogonium->sporangium->sel induk spora

metagenesis pada tanaman paku tergantung dr jenis spora yg dihasilkan krn ada paku homospora, heterospora, dan paku peralihan/campuran

18. buatlah bagan metagenesis paku homospora!


semoga kebaca ya hehe

19. Jelaskan bagan metagenesis tumbuhan paku dan lumut​


Jawaban:

TUMBUHAN PAKU

Awal mula tumbuhan paku berasal dari spora kemudian membentuk protalus atau protalium (gametofit yang berjumlah banyak. Tahap selanjutnya ada akan dibagi menjadi dua yaitu arkegonium yang nantinya akan menjadi sel telur. Skema metagenesis tumbuhan paku akan berputar siklusnya seperti di atas

LUMUT

Metagenesis Tumbuhan Lumut Daun (Pteridophyta)

Kemudian setelah spora, yakni protonema (lumut muda) yang berjumlah banyak dan akan membentuk gametofit yang tumbuh sebagai lumut dewasa. Kemudian setelah lumut dewasa, akan terdapat bagian arkegonium yakni sel telur dan anteridium yakni spermatozoid.

semoga bermanfaat


20. perhatikan Bagan metagenesis tumbuhan Paku berikut. penghasil spora ditunjukan oleh nomor​


Jawaban:

D. 5.sproagium

Penjelasan:

semoga membantu


21. jelaskan secara singkat metagenesis tumbuhan paku dan lumut! penjelasan diberi bagan. ​


Jawaban:

Secara sederhana, metagenesis lumut dan paku cukup mirip. Kemiripan ini terletak pada spora yang akan berkecambah membentuk individu yang akan menghasilkan sel gamet untuk membentuk zigot. Zigot ini kemudian akan menghasilkan spora.

Namun, tetap ada perbedaan pada kedua daur ini.

a. Tumbuhan paku

Fase awal dari proses metagenesis paku sering digambarkan dengan dimulai pada fase gametofit, yaitu ketika spora berkecambah menjadi protalium. Protalium ini kemudian akan tumbuh menjadi individu yang membentuk arkegonium dan anteridium. Arkegonium ini akan menghasilkan sel gamet betina sementara anteridium akan menghasilkan sel gamet jantan. Dikarenakan berasal dari perkembangan spora yang bersifat haploid (n), seluruh hasil perkembangannya pun juga bersifat haploid (n). Pada tumbuhan paku, fase ini sulit untuk teramati karena bukanlah fase hidup dominan.Fase sporofit dimulai dari zigot yang terbentuk dari hasil pembuahan sel gamet. Zigot ini akan tumbuh membentuk 'tumbuhan paku' yang sering kita jumpai. Tumbuhan paku ini kemudian akan menghasilkan sporangium (2n) yang akan mengalami pembelahan meiosis hingga dapat menghasilkan spora yang haploid (n).

b. Tumbuhan lumut

Pada siklus hidup lumut, sama dengan tumbuhan paku, diawali dengan fase gametofit yang ditandai dengan perkecambahan spora membentuk protonema. Protonema ini akan berkembang menjadi tumbuhan lumut yang sering dijumpai. Lumut yang telah mencapai masa dewasa, akan menghasilkan struktur anteridium dan arkegonium yang masing-masing akan menghasilkan sel gamet jantan dan betina. Seluruh bentuk perkembangan pada tahap ini bersifat haploid (n).Fase sporofit akan dimulai dari zigot yang dihasilkan dari pembuahan sel gamet. Zigot akan tumbuh membentuk individu diploid yang akan menghasilkan spora melalui pembelahan meiosis pada sporongium.

Diatas hanya saya jelaskan secara umum, sebab, untuk lebih detail akan dipelajari di taksonomi tumbuhan. Bagan dapat dilihat di lampiran.


22. cobtoh bagan metagenesis tumbuhan lumut dan paku


tumbuhan paku ada dua paku peralihan,sama paku heterosporalumut berkembang menjadi anteridium dan arkogenium.lalu anteridium menghasilkan sperma.Arkogenium tadi bersatu dengan sperma dan ovum yang ada di arkogenium tadi mengalami proses fertilisasi.Fertilsasi,lalu menghasilkan zigot.Zigot berkembang menjadi embrio.Dari embrio menjadi sporofit.Di sporifit menghasilkan spora.Dan spora mengalami perkecambahan.Yang akan tumbuh menjadi lumut....kalo bisa di buat tabel aja biar lebih mudah mengingatnya

23. buatlah bagan metagenesis tumbuhan paku. jelaskan manakah fase generatif dan vegetatifnya? apakah bedanya?


inii yaaa, semoga membantuu 

koran protalium anteridium arkegonium spermatozoa ovum zigot tumbuhan paku spora itu metagenesis pada tumbuhan paku spora protonema tumbuhan lumut anteridium arkegonium spermatozoa homozigot sporogonium sporangium spora itu metagenesis pada tumbuhan lumut

25. buatlah bagan metagenesis tumbuhan paku. jelaskan manakah fase generatif dan vegetatif? apakah bedanya?


Tumbuhan paku atau Pteridophyta bereproduksi secara vegetatif (vegetatif) maupun generatif (generatif). Reproduksi secara vegetatif terjadi dengan pembentukan spora melalui pembelahan meiosis sel induk spora yang terdapat di dalam sporangium (kotak spora).

Spora akan tumbuh menjadi gametofit. Selain melalui pembentukan spora, reproduksi secara vegetatif juga dapat dilakukan dengan rizom. Rizom akan tumbuh menjalar dan membentuk tunas-tunas tumbuhan paku yang berkoloni (bergerombol). Reproduksi generatif terjadi melalui fertilisasi ovum oleh spermatozoid berflagel yang menghasilkan zigot. Zigot tersebut akan tumbuh menjadi sporofit.

Dalam siklus hidupnya, tumbuhan paku mengalami pergiliran keturunan (metagenesis) antara generasi gametofit yang berkromosom haploid (n) dan generasi sporofit yang berkromosom diploid (2n). Generasi sporofit hidup lebih dominan atau memiliki masa hidup yang lebih lama dibanding generasi gametofit.

semoga membantu

26. Buat Bagan metagenesis tumbuhan lumut dan paku


Jawaban:

Jawabannya ada di gambar foto di atas yang saya kirimkan ya! ;) Semoga mengerti! ;) Terima kasih! ;)


27. lengkapilah bagan metagenesis tumbuhan lumut dan paku berikut ini


Lumut

spora
protonema
lumut dewasa
anteredium(sperma)
arkegonium(sel telur)
zigot
sporongium
sporangium
spora


tumbuhan paku

spora
protalium
anteredium(sperma)
arkegonium(sel telur)
zigot
tumbuhan paku dewasa
sporangium 
spora

28. Buatlah bagan metagenesis tumbuhan lumut dan paku


metagenesis tumbuhan lumut dan paku

29. buatlah bagan metagenesis tumbuhan paku jelaskan manakah fase generatif dan vegetatif apakah perbedaannya


Spora-protalium (n) ( gametofit)- anteridium(spermatozoid)(n), arkegonium(sel telur)(n)-zigot(2n) - Tumbuhan paku homospora(2n)( sporofit)-sporofil(2n)-sporangium(2n) Jadi, tumbuhan paku gametofit saat masih haploid(n) dan sporofit saat telah diploid(2n)

30. jelaskan bagan metagenesis pada tumbuhan paku


-Karena pada tumbuhan paku lebih dominan fase sporofit, kita mulai dari langkah sporofit.

-Tumbuhan paku yang dewasa membentuk sporangium yang memiliki kromosom 2 n atau diploid

-Kemudian sporangium tersebut membentuk atau menghasilkan spora dengan metode meiosis sehingga dihasilkan spora yang memiliki n set kromosom (haploid)

-Kemudian spora spora sel tunggal tersebut bergerminasi dan membentuk organ multiseluler yaitu protalus atau protalium yang tentu saja memiliki set kromosom haploid dan merupakan organisme penghasil gamet pada tumbuhan paku (pada fase gametofit).

-Pada protalus atau protalium terdapat dua jenis organ seks yang berbeda yang menghasilkan dua jenis gamet berbeda yaitu arkegonium yang menghasilkan ovum atau sel telur dan anteridium yang menghasilkan spermatozoid. Protalus ini menghasilkan gamet dengan pembelahan mitosis. Sperma yang dihasilkan bersifat motil /mampu bergerak (hampir semua kasus) dan sel telur yang menetap pada arkegonium karena bersifat sesil.

-Kemudian ovum dan sperma yang merupakan gamet paku bertemu dan membentuk zigot yang merupakan 2n (diploid) dan bentukan awal fase sporofit.

-Zigot kemudian dewasa dengan menjadi tumbuhan paku dan proses berulang kembali


Video Terkait

Kategori biologi